Tasyakuran Satu Dekade PAUD Kober Sriwijaya dan Temu Pamit Siswa-siswi TP 2025/2026 Berlangsung Meriah dan Penuh Haru

LAMPUNG TIMUR, pelitarakyat.co.id – Lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) Kober (Kelompok Bermain) Sriwijaya, Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur menggelar pentas seni dan temu-pamit pelepasan siswa-siswi TP 2025/2026, di Gedung Sekolah Kober Sriwijaya, Rabu (10/6) pagi.
Gelaran pentas seni itu juga ditandai dengan tasyakuran memperingati satu dekade berdirinya Kober Sriwijaya sejak 2016. Di acara yang spesial itu, pihak sekolah mengangkat tema “Melangkah dengan Ilmu dan Tumbuh dengan Akhlak untuk Menggapai Masa Depan”.
Ketua Himpaudi Bandar Sribhawono, Siti Umi Zahro S.Ag yang berkesempatan hadir di acara pelepasan siswa-siswi itu berharap dengan sepuluh tahun berdirinya Kober Sriwijaya itu mampu mencetak generasi emas.
“Semoga PAUD ini bisa mencetak generasi emas Indonesia melalui Kober Sriwijaya ini. Pesan saya sebagai Bunda PAUD untuk wali murid, jangan pernah melupakan bundanya. Untuk anak-anaknya diingatkan bahwasanya ini bunda kalian yang mengajarkan hingga saat ini bisa membaca. Itu adalah perjuangan bunda-bunda semua. Dan semua anak semoga menjadi anak yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah Kober Sriwijaya, Yuyun Lestari S.Pd dalam sambutannya tidak kuasa menahan isak tangis haru pada pelepasan siswa-siswi yang telah digembleng selama dua tahun belakangan ini. Seluruh wali murid sontak terdiam dan ikut merasakan kesedihan yang menyelimuti hati semua bunda (sebutan guru pengajar wanita, red). Hal itu mengingat kedekatan hubungan emosional semua bunda dengan anak didiknya.

“Alhamdulillah, alhamdulillah Kober Sriwijaya dalam 1 dekade yaitu sepuluh tahun sudah mencerdaskan anak bangsa. Susah senang kita rasakan bersama. Kami masih ingat perjuangan almarhum Santoso (mantan Lurah Sadar Sriwijaya). Semoga Kober Sriwijaya semakin maju, semakin sukses,” ujar Yuyun dengan air mata berlinang.
“Karena hari ini bunda akan melepas kalian ke jenjang selanjutnya yaitu SD atau MI. Berat rasanya melepas kalian. Karena kalian sudah kami anggap seperti anak sendiri. Selama tiga tahun ini kami melihat kalian tumbuh, dari yang awalnya menangis ketika ditinggal ibunda sekarang sudah berani tampil percaya diri. Dari yang belum bisa pegang pensil sekarang sudah bisa menulis nama sendiri. Itu semua berkat kerjasama kalian,” imbuhnya.
Di akhir pidatonya, Yuyun berpesan kepada wali murid untuk selalu mendampingi anak sebab rumah adalah sekolah dan guru pertama bagi anak. Tak lupa juga Yuyun mengingatkan murid-murid terus belajar dengan penuh semangat demi mengejar cita-cita.

Acara yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC) cilik yaitu Alexander Sibarani dengan didampingi Bunda Mumun, Dhea dan Jasmin berjalan dengan sukses dan meriah. Rangkaian acara pentas seni dengan pelbagai pertunjukan bakat murid-murid seperti pertunjukan seni budaya Jaranan, tari daerah Lampung, menyanyikan lagu nasional, modern dance dan pembacaan puisi berlangsung dengan suasana gembira ria.
Masih di tempat yang sama, Nurmiati, salah satu perwakilan wali murid menyampaikan rasa terima kasih atas ketulusan dan keikhlasan bunda dalam memberikan waktu dan ilmu selama dua tahun bersekolah.
“Kober ini menjadi tempat untuk memupuk rasa persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan kita yang sebagian besar merupakan penduduk yang berlainan desa. Tak ada perbedaan. Yang ada ialah persatuan dan kerukunan. Kami berharap Kober Sriwijaya akan dipenuhi anak-anak baru untuk belajar di sini. Kober Sriwijaya semakin dicintai dan disenangi seluruh lapisan masyarakat. Terima kasih atas dukungan semua bunda untuk proses tumbuh kembang anak-anak kita di sekolah ini,” pungkasnya.
Acara pelepasan siswa-siswi Kober Sriwijaya TP 2025/2026 kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng bersama salah satu pendiri Kober Sriwijaya, Ibu Sukinah dari Yayasan Pelita Kasih Sriwijaya dan dilanjutkan dengan pengalungan medali kelulusan, penyerahan piala serta foto bersama bunda, murid dan wali murid. (Roni)