Ketua Umum PPN Dr. Parlin Rumahorbo, S.E., M.Si.,(Kanan) bersama Sekretaris Jenderal Heber Simbolon, S.E., S.T., M.Sc.,saat Rakornas PPN yang digelar di Lapo Tondongta, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (30/9/2026).
BEKASI,pelitarakyat.co.id – Punguan Parna Nusantara (PPN) terus melakukan konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur kepengurusan di berbagai daerah. Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam konsolidasi tersebut ialah persiapan pelantikan Badan Pengurus Provinsi Punguan Parna Nusantara.
Konsolidasi berlangsung dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PPN yang digelar di Lapo Tondongta, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (30/9/2026).
Sejumlah pimpinan dan jajaran pengurus PPN hadir dalam pertemuan tersebut. Di antaranya Ketua Umum PPN Dr. Parlin Rumahorbo, S.E., M.Si., Sekretaris Jenderal Heber Simbolon, S.E., S.T., M.Sc., Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Manatar Simbolon, serta Dewan Pembina Laksamana Pertama TNI (Purn.) Marhuale Simbolon, S.Pi.
Jajaran pengurus dan sejumlah bidang dalam struktur PPN juga turut hadir dalam agenda konsolidasi tersebut.
Pertemuan tidak hanya membahas persiapan pelantikan pengurus. PPN juga memetakan sejumlah agenda organisasi yang dinilai penting untuk memperkuat keberadaan PPN di daerah sekaligus membangun jaringan komunikasi dan kerja sama antarpengurus serta anggota.
Bukan Sekadar Punguan, PPN Bawa Agenda Persatuan.
Dalam pertemuan tersebut, PPN menegaskan bahwa organisasi dibangun atas semangat gotong royong, kebersamaan, persatuan, dan persaudaraan.
PPN menyatakan berdiri pada 5 September 2026. Menurut penegasan pengurus, PPN bukan merupakan pecahan dari Parna Indonesia, melainkan organisasi yang dibangun atas semangat kebersamaan dan persaudaraan di antara keturunan Raja Naiambaton.
Visi PPN diarahkan pada terwujudnya warga Punguan Parna Nusantara yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, khususnya budaya masyarakat Batak, serta memegang teguh Tona ni Ompu Raja Naiambaton.
Sementara itu, misi PPN diarahkan untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan seluruh keturunan Raja Naiambaton, baik di Indonesia maupun di perantauan.
PPN juga menyatakan tidak hanya berfokus pada urusan internal punguan. Organisasi tersebut ingin mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Percepat Pelantikan Pengurus Daerah
Agenda jangka pendek yang menjadi perhatian PPN adalah mempercepat pelantikan pengurus yang telah terbentuk di sejumlah daerah.
Penguatan struktur organisasi dinilai penting agar berbagai program yang telah direncanakan dapat dijalankan secara terukur dan tidak berhenti pada tataran administratif.
Selain penguatan struktur kepengurusan, PPN juga mempersiapkan program pembentukan Bantuan Hukum.
Program tersebut diarahkan untuk memberikan ruang kepada anggota agar dapat memperoleh informasi, edukasi, dan pendampingan hukum sesuai mekanisme serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Adapun program jangka panjang PPN akan diarahkan pada penguatan kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, pelestarian budaya Batak, kegiatan sosial, peningkatan kesejahteraan anggota, serta pembangunan jaringan kerja sama dengan berbagai pihak.

Parsadaan Simbolon SiPitu Sohe Nyatakan Dukungan
Salah satu momentum yang mendapat perhatian dalam Rakornas tersebut adalah kehadiran jajaran Parsadaan Simbolon SiPitu Sohe.
Ketua Parsadaan Simbolon SiPitu Sohe, Lasman Simbolon, S.T., hadir bersama Penasehat Hatly Fuerto Simbolon serta jajaran pengurus dan sejumlah bidang dalam organisasi tersebut.

Ketua Parsadaan Simbolon SiPitu Sohe, Lasman Simbolon, S.T.saat menyampaikan kata sambutan
Dalam pertemuan itu, Parsadaan Simbolon SiPitu Sohe menyatakan kesiapan memberikan dukungan kepada Punguan Parna Nusantara (PPN) di wilayah Jabodetabek.
Pernyataan dukungan tersebut menjadi bagian dari dinamika konsolidasi organisasi PPN, khususnya dalam upaya membangun jaringan dan memperkuat hubungan antarpunguan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Dukungan tersebut juga membuka ruang sinergi antara PPN dan Parsadaan Simbolon SiPitu Sohe dalam berbagai kegiatan sosial, kebudayaan, kemasyarakatan, serta agenda organisasi di wilayah Jabodetabek.
Satukan Langkah, Perkuat Persaudaraan
Di tengah proses penguatan organisasi, PPN menegaskan komitmennya untuk menjadikan prinsip “Manat Mardongan Tubu, Elek Marboru, Somba Marhula-hula” sebagai salah satu pijakan dalam membangun hubungan persaudaraan serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya Batak.
Rakornas PPN di Bekasi menjadi salah satu momentum konsolidasi dalam menyatukan langkah menuju agenda organisasi berikutnya.
Mulai dari konsolidasi kepengurusan, persiapan pelantikan badan pengurus provinsi, rencana pembentukan bantuan hukum, hingga dukungan Parsadaan Simbolon SiPitu Sohe terhadap PPN di wilayah Jabodetabek, seluruh agenda tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan organisasi.
Konsolidasi di Bekasi sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antarpunguan. Dengan struktur organisasi yang terus dipersiapkan, PPN menargetkan keberadaan pengurus di daerah tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjalankan program dan memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat.
Dari Bekasi, konsolidasi PPN mulai bergerak menuju penguatan struktur organisasi di daerah. Dukungan antarpunguan pun menjadi bagian dari dinamika tersebut. Agenda berikutnya adalah memastikan struktur yang telah dibentuk dapat segera berdiri, dilantik, dan menjalankan program organisasi secara nyata.
(A.S/bs)
Ketua Umum PPN Dr. Parlin Rumahorbo, S.E., M.Si.,(Kanan) bersama Sekretaris Jenderal Heber Simbolon, S.E., S.T., M.Sc.,saat Rakornas PPN yang digelar di Lapo Tondongta, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (30/9/2026).