Pembawa Aspirasi Rakyat

EKSPRESI WAJAH PUAN LEBIH KUAT DARI KATA KATA

0 131
Foto : Istimewa

JAKARTA, pelitarakyat.co.id, Ekspresi wajah Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang masam dan cemberut di media sosial mendapat beragam komentar dari masyarakat.  Meski buru buru di klarifikasi oleh Ketua DPP PDIP Said Abdullah, namun video yang menunjukkan ekspresi wajah Puan nyaris tanpa senyum saat membagikan kaus di Bekasi itu sudah terlanjur viral.

Ketua Umum IPSA (Indonesian Professional Speakers Association) Donny de Keizer melalui siaran pers yang dibagikan ke media, ikut mengomentari hal itu dari perspektif komunikasi. “Pejabat publik seperti mbak Puan ini kan kemana mana disorot kamera jurnalis dan beliau juga pasti sadar hal ini. Karena itu seharusnya mbak Puan bisa mengelola ekspresi wajahnya saat berada di ranah publik, apalagi saat berinteraksi dengan masyarakat,” ungkap Donny.

Lebih lanjut Donny mengatakan, bahwa setiap politisi harus paham ada panggung depan dan panggung belakang. Panggung depan adalah saat ia tampil di depan publik maka secapek apapun ia tetap harus bisa mengendalikan ekspresi wajahnya. “Ingat, dimana mana ada kamera . Secapek apapun harus tetap senyum . Perkara nanti mau marah atau menegur walpri yang tidak bekerja sesuai tupoksinya itu nanti urusan dibelakang layar alias panggung belakang,” ungkap Donny.

Dari sudut pandang ilmu komunikasi, ekspresi wajah seseorang merupakan sebuah bentuk komunikasi non verbal. Ekspresi wajah bukan saja hanya mampu mengomunikasikan ide atau pikiran seseorang. Lebih dari itu ekspresi wajah bisa menunjukkan emosi seseorang . “ Ekspresi wajah ini lebih jelas dan lebih kuat dari pada kata kata. Seseorang bisa saja berkata kata tertentu namun bila ekspresi wajahnya tidak sesuai dengan apa yang diucapkan berarti ada sesuatu yang disembunyikan atau tidak konsisten dengan ucapannya.” Terang Donny.

Karena itu Donny berharap setiap figur publik seperti politisi atau pimpinan partai politik terlebih lagi bagi mereka yang ingin maju dalam kontestasi Pilpres mendatang selayaknya mampu mengelola kemampuan komunikasi non verbalnya dengan baik. Meningkatkan interaksi langsung dengan turun ke masyarakat tentu hal yang patut diapresiasi, namun memiliki keahlian komunikasi publik yang mumpuni tentu lebih baik lagi. “Kalau kata katanya baik dibarengi dengan senyum yang tulus, kan rakyat pasti makin jatuh cinta.” Pungkas Donny (*Ton)

Sumber Informasi:
IPSA ( Indonesian Professional Speakers Association)
www.ipsaindonesia.com │IG @ipsa_id
WA 082110188580

Leave A Reply

Your email address will not be published.