Pembawa Aspirasi Rakyat

Wamendagri: Pembentukan DOB Jadi Momentum Penting untuk Angkat Harkat dan Martabat Rakyat Papua

0

JAKARTA,pelitarakyat.co.id, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wenpi Wetipo menegaskan, pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua merupakan dorongan penting bagi peningkatan harkat dan martabat masyarakat Papua.

Menurut Wenpi, ini merupakan peluang besar bagi masyarakat Papua untuk lebih berdaulat atas tanahnya. “Tidak ada yang akan membantu kita dari jauh lagi. Tidak ada, tapi mari kita bangun dan membangun diri kita sendiri,” katanya. Menurut Wenpi, pembentukan DOB merupakan kesempatan unik yang ditawarkan negara kepada rakyat Papua. Hal ini terutama terkait dengan pembangunan di Papua. Oleh karena itu, Wenpi mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk bersatu padu dan bahu membahu membangun negara yang lebih baik.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komite II DPR RI terus berupaya cepat mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua, tambahnya. Salah satu caranya adalah dengan berinteraksi di tiga wilayah kelahiran Papua Nugini. “Kementerian Dalam Negeri dan Panitia II DPR datang lebih awal untuk tetap berhubungan agar bisa beroperasi lebih cepat sehingga dapat meningkatkan status, martabat dan nilai masyarakat Papua,” tambah Wempi.

Menurut Wempi, saat berkunjung ke Papua, ia dan timnya mendapat sambutan yang mengejutkan dari masyarakat dan tokoh Papua. Selain itu, pembentukan daerah otonom baru terus didukung oleh pemerintah daerah (Pemda). Hal ini menunjukkan keinginan yang kuat agar masyarakat Papua lebih cepat sejahtera, kata Wempi. Wempi juga mengatakan dirinya dan timnya akan melaporkan masalah ini kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar bisa mengambil langkah terbaik untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Papua. “Tim kami dari Kemendagri akan secepatnya pulang. Hasil kunjungan (dari Papua dan sekitarnya) akan kami siapkan dan laporkan ke Mendagri. Segera ambil tindakan (strategis untuk orang Papua)”.(puspen/*red-ton)

Leave A Reply

Your email address will not be published.