Darwin Hotman Sitorus Resmi Pimpin LNAKRI dan LNPPAN di Sibolga, Siap Kawal Keadilan dan Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat
Ketua Umum DPN R. Maruli Mangunsong, S.H. Tekankan Kepemimpinan Humanis, Pengawasan Sosial, serta Pemberdayaan Generasi Muda, Petani dan Nelayan

SIBOLGA,pelitarakyat.co.id – Darwin Hotman Sitorus resmi mengemban amanah sebagai Ketua Sibolga dalam pelantikan yang dilaksanakan pada Agustus 2026. Mengemban tanggung jawab baru, Darwin diharapkan mampu memperkuat peran kelembagaan dalam mengawal kepentingan masyarakat, membangun sinergi dengan pemerintah daerah, serta memperjuangkan pemerataan keadilan dan kesejahteraan rakyat.
Penugasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi Lembaga Nasional Anti Korupsi RI (LNAKRI) dan Lembaga Nasional Pemantau dan Pemberdayaan Aset Negara (LNPPAN) di daerah, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan sosial, pemantauan tata kelola pemerintahan, serta pemberdayaan masyarakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN), R. Maruli Mangunsong, S.H., menegaskan bahwa kepemimpinan Darwin harus mampu menghadirkan perubahan nyata dan tidak sekadar menjadi pelengkap struktur organisasi.
Menurutnya, Ketua Sibolga harus segera menyusun program kerja yang terukur, membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Sibolga, serta menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat.
KAWAL PEMERINTAHAN DAN PERKUAT FUNGSI KONTROL SOSIAL
- Maruli Mangunsong menekankan bahwa organisasi harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan bertanggung jawab.
Pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, transparansi pengelolaan aset negara, serta penyampaian aspirasi masyarakat menjadi bagian dari agenda yang harus diperkuat.
Ia juga mengingatkan agar seluruh aktivitas organisasi tetap berpedoman pada kewenangan, prosedur, dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Organisasi harus mampu memberikan masukan, menghadirkan solusi, dan menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah. Jangan hanya hadir dalam struktur, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
FOKUS PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA, PETANI DAN NELAYAN
Selain pengawasan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu prioritas kepemimpinan Darwin Hotman Sitorus.
Sebagai daerah yang memiliki potensi kelautan, perikanan, perdagangan, dan sumber daya manusia, Sibolga dinilai membutuhkan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Beberapa agenda yang diharapkan dapat dikembangkan meliputi pelatihan keterampilan bagi generasi muda, pengembangan kewirausahaan, peningkatan kapasitas petani dan nelayan, perluasan akses pasar, serta pembukaan peluang kerja melalui kemitraan dengan sektor swasta.
Darwin juga diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang produktif, mandiri, inovatif, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
SIAP BANGUN KEMITRAAN DENGAN PEMERINTAH DAN DUNIA USAHA
Ketua Umum DPN turut menggarisbawahi pentingnya pendekatan humanis dalam menjalankan program organisasi.
Koordinasi dengan Pemerintah Kota Sibolga, perusahaan, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan instansi terkait harus menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang konstruktif.
Melalui kemitraan tersebut, organisasi diharapkan dapat mendorong program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), pelatihan tenaga kerja, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pengembangan usaha masyarakat.
Organisasi juga diharapkan menjadi ruang komunikasi yang mampu mempertemukan kepentingan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha melalui dialog dan penyelesaian persoalan secara konstitusional.
PERHATIAN TERHADAP WARGA TERDAMPAK BENCANA
Perhatian terhadap masyarakat yang terdampak bencana juga menjadi agenda kemanusiaan yang perlu segera ditindaklanjuti.
Darwin diharapkan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sibolga dan instansi terkait untuk mendorong pendataan kebutuhan warga, akses bantuan, serta pendampingan masyarakat terdampak.
Koordinasi melalui Dewan Pimpinan Nasional dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia juga diharapkan dapat dilakukan sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
- Maruli menegaskan bahwa organisasi tidak hanya dituntut hadir ketika menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga harus menunjukkan kepedulian ketika masyarakat menghadapi kesulitan dan musibah.
PERJUANGKAN KEPASTIAN HUKUM DAN PEMERATAAN KEADILAN
Agenda lainnya adalah memperkuat akses masyarakat terhadap informasi dan perlindungan hukum.
Menurut Ketua Umum DPN, masyarakat kecil harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh pelayanan publik, kepastian hukum, dan akses terhadap keadilan tanpa diskriminasi.
Untuk itu, kepemimpinan Darwin diharapkan dapat mengembangkan edukasi hukum, konsultasi, pendampingan sesuai ketentuan, serta membantu menyalurkan pengaduan masyarakat kepada instansi yang berwenang.
Kehadiran organisasi di tengah masyarakat harus memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan dan memperoleh arahan penyelesaian yang tepat.(Tony)
- MARULI MANGUNSONG: JABATAN ADALAH AMANAH, BUKAN SEKADAR KEDUDUKAN
Dalam pesan khususnya, R. Maruli Mangunsong, S.H., mengingatkan Darwin Hotman Sitorus agar menjadikan jabatan sebagai tanggung jawab moral dan kelembagaan.
Integritas, keterbukaan, komunikasi yang baik, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat harus menjadi prinsip utama dalam menjalankan organisasi.
“Kita ingin organisasi ini hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketua Sibolga harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan bertanggung jawab. Perjuangkan kepastian hukum, pemerataan keadilan, kesejahteraan masyarakat kecil, serta berikan ruang bagi generasi muda, petani, dan nelayan untuk berkembang. Jabatan adalah amanah, dan amanah harus dibuktikan dengan kerja nyata,” demikian pesan R. Maruli Mangunsong.
BANGUN SIBOLGA MELALUI KOLABORASI DAN KERJA NYATA
Dengan kepemimpinan Darwin Hotman Sitorus, diharapkan LNAKRI dan LNPPAN dapat memperkuat kontribusi kelembagaan dalam mendukung pembangunan Kota Sibolga.
Sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan program konkret di bidang pemberdayaan ekonomi, perlindungan hukum, pengembangan sumber daya manusia, serta pengawasan sosial.
Sibolga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen untuk membangun masa depan yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Bagi Darwin, amanah tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, menyuarakan aspirasi, mengawal kepentingan rakyat, dan memperjuangkan perubahan melalui kerja nyata.
(Tony)