PSB Jabodetabek Merdeka Berakhir, Bekasi 1 Raih Juara Umum dan Persaudaraan Makin Erat

Ketua Umum PSB Jabodetabek Biman Sitohang,SE,“Kegiatan ini bukan sekadar mencari siapa yang menang atau kalah. Ajang ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat koordinasi antarpengurus cabang di wilayah Jabodetabek.”

0

Foto Bersama para pemenang lompa PSB Jabodetabek Merdeka bersama Pengurus PSB Jabodetabek

BEKASI,pelitarakyat.co.id – Turnamen perdana PSB Jabodetabek Merdeka yang mempertemukan DPC Punguan Sitohang Dohot Boruna (PSB) se-Jabodetabek resmi berakhir pada 9 Agustus 2026. DPC PSB Bekasi 1 keluar sebagai juara 1 dalam ajang yang digelar untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.

Kegiatan berlangsung sejak 2 hingga 9 Agustus 2026 dan dipusatkan di VS Technology Hall Club, Jalan Cendana Raya Blok F10, Kawasan Delta Silicon 3, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Sejumlah cabang olahraga dan perlombaan dipertandingkan, antara lain catur, tenis meja, bulu tangkis, tarik tambang, serta lomba dance.

Setelah seluruh pertandingan selesai, DPC PSB Bekasi 1 menempati posisi pertama secara keseluruhan. Juara kedua diraih DPC PSB Bekasi 3, disusul DPC PSB Jakarta Barat sebagai juara ketiga, sedangkan DPC PSB Tangerang meraih juara harapan.

Piala juara umum diserahkan Ketua Umum PSB Jabodetabek Biman Sitohang, S.E., kepada Ketua DPC PSB Bekasi 1, Ondo Sitohang, S.H.

Ketua DPC PSB Bekasi 1, Ondo Sitohang, S.H.(kiri) saat menerima Piala Juara dari Ketua Umum PSB Jabodetabek Biman Sitohang, S.E

Bukan Sekadar Perebutan Juara

Meski berlangsung dalam suasana kompetitif, turnamen tersebut sejak awal dirancang bukan hanya untuk mencari pemenang.

Kegiatan menjadi ajang mempertemukan keluarga besar PSB dari berbagai wilayah Jabodetabek sekaligus memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan kebersamaan.

Ketua Panitia Henry Sitohang, S.T bersama Ketua Umum PSB Jabodetabek saat menyampaikan hasil pertandingan

Ketua Panitia Henry Sitohang, S.T., mengatakan kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan kebersamaan keluarga besar PSB.

“Peringatan HUT RI ke-81 ini juga menjadi momentum untuk memupuk rasa kebangsaan sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan PSB Jabodetabek,” ujar Henry.

Panitia juga menghadirkan berbagai doorprize bagi peserta dan suporter. Pembagian hadiah diselingi pertanyaan mengenai sejarah PSB Jabodetabek dan pengetahuan organisasi sehingga suasana penutupan berlangsung semakin meriah.

Cabang Tenis meja  2 DPC Finalis yaitu team DPC Bekasi 3 dan team DPC Bekasi 1. Pertandingan dipimipin oleh Andos Sinaga (wasit 1) dan Jonatan Harahap (wasit 2). Hasil keseluruhan pertandingan Tenis meja yang memainkan 3 pertandingan dimenangkan oleh Team Bekasi 1.

Bekasi 1 Dominan di Tenis Meja

Salah satu pertandingan yang menarik perhatian terjadi pada cabang tenis meja. Babak final mempertemukan tim DPC PSB Bekasi 3 dengan DPC PSB Bekasi 1.

Pertandingan yang memainkan tiga nomor tersebut dipimpin Andos Sinaga sebagai wasit 1 dan Jonatan Harahap sebagai wasit 2.

Tim Bekasi 1 akhirnya memenangkan pertandingan tenis meja sekaligus menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan mereka meraih juara umum.

Ketua Umum PSB Jabodetabek Biman Sitohang,SE

Biman: Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan

Ketua Umum PSB Jabodetabek Biman Sitohang memberikan apresiasi kepada seluruh DPC, peserta, suporter, panitia, sponsor, serta pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

Biman juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT VS Technology Indonesia yang diwakili Richard M. Sitohang, S.H., atas dukungan tempat dan keterlibatan karyawan dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurut Biman, keberhasilan turnamen tidak semata-mata ditentukan oleh hasil pertandingan.

“Kegiatan ini bukan sekadar mencari siapa yang menang atau kalah. Ajang ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat koordinasi antarpengurus cabang di wilayah Jabodetabek.”

Biman berharap semangat kebersamaan yang telah terbentuk dapat dilanjutkan melalui kegiatan organisasi, pelestarian adat dan budaya, serta pembinaan olahraga di masing-masing DPC.

Ia juga mengucapkan selamat kepada DPC PSB Bekasi 1 sebagai juara pertama, DPC PSB Bekasi 3 sebagai juara kedua, DPC PSB Jakarta Barat sebagai juara ketiga, dan DPC PSB Tangerang sebagai juara harapan.

Peserta Berharap Digelar Setiap Tahun

Antusiasme peserta menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan perdana PSB Jabodetabek Merdeka.

Bantu Sitohang peserta/perwakilan DPC Tangerang mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif karena selain dapat berkompetisi, peserta juga memiliki kesempatan bertemu dengan keluarga besar PSB dari DPC lain.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada penyelenggaraan perdana. Kalau bisa menjadi agenda tahunan, tentu akan semakin mempererat hubungan antardanggota dan antard-DPC PSB se-Jabodetabek.”

Harapan serupa disampaikan Hendriko Sitohang  peserta/perwakilan DPC Jakarta Barat, yang menginginkan penyelenggaraan berikutnya semakin meriah dengan melibatkan lebih banyak peserta, termasuk generasi muda.

“Selain olahraga, kegiatan seni, budaya, dan kegiatan untuk generasi muda juga bisa diperbanyak. Dengan begitu, kebersamaan tidak hanya dirasakan orang tua, tetapi juga generasi penerus.”

Dalihan Na Tolu Jadi Pesan Utama

Di sela-sela sesi foto bersama, sejumlah awak media berkesempatan berbincang dengan Ketua I PSB Jabodetabek, Richard M. Sitohang, S.H., perihal pelaksanaan kegiatan “PSB Jabodetabek Merdeka”. Dalam kesempatan tersebut, Richard didampingi Ketua II Herobin Sitohang, Ketua III Bosman Sitohang, Sekretaris Umum St. Mangasa Sitohang, Sekretaris I Pdt. Jonas Sitohang, S.Th., Wakil Bendahara S. Pakpahan, Koordinator Bidang Adat Turut Sitohang, Bidang Adat Susando Sitohang, Koordinator Bidang Pendidikan, Seni, dan Budaya Dr. Marganda Sitohang, serta Humas St. Uslon Sitohang menegaskan bahwa kegiatan organisasi juga harus menjadi sarana menjaga nilai-nilai kekerabatan.

Richard mengingatkan pentingnya mengamalkan falsafah Dalihan Na Tolu dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi.

“Yang terpenting, seluruh pengurus PSB Jabodetabek agar selalu melaksanakan dan mengamalkan nilai-nilai Dalihan Na Tolu dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi,” ujar Richard.

Menurutnya, nilai tersebut penting dalam menjaga hubungan kekerabatan antara hula-hula, boru, dan dongan tubu.

Richard berharap semangat kebersamaan yang muncul selama turnamen dapat terus dipelihara dalam berbagai kegiatan keluarga besar Sitohang, Boru, Bere se-Jabodetabek.

Menunggu PSB Jabodetabek Merdeka Berikutnya

Berakhirnya turnamen pada 9 Agustus lalu tidak hanya meninggalkan daftar pemenang dan perolehan piala.

Kegiatan perdana tersebut juga meninggalkan harapan agar olahraga dapat menjadi agenda rutin yang mempertemukan keluarga besar PSB dalam suasana yang sehat, sportif, dan penuh kekeluargaan.

Jika dapat dilanjutkan secara konsisten, PSB Jabodetabek Merdeka berpotensi menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat silaturahmi, melestarikan budaya, dan menanamkan nilai kekerabatan kepada generasi muda.

Sebab pada akhirnya, yang dibawa pulang peserta bukan hanya piala, tetapi juga persaudaraan yang semakin erat.

(01/R/Gung)

Serba Serbi Pertandingan Olahraga Persahabatan Antar DPC se-Jabodetabek

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.