Purwakarta Optimis Target Investasi 2026 Tercapai

PURWAKARTA,pelitarakyat.co.id – Lokasi strategis, kepastian hukum tata ruang, peningkatan konektivitas, diapit dua jalur backbone jalan tol Cipali dan Cipularang. Kabupaten Purwakarta memiliki daya tarik dan diyakini prospek investasi akan mengalami pertumbuhan positif.
Hal ini, juga tidak terlepas dari sejumlah kebijakan maupun regulasi Pemkab Purwakarta yang ramah dalam kemudahan pelayanan terpadu satu pintu mempercepat realisasi investasi. Ditopang oleh kondisi stabilitas sosial dan keamanan semakin meningkatkan kepercayaan para investor.
Rencana Tata Ruang Wilayah merupakan faktor krusial bagi investor, kepastian hukum tata ruang, alat kendali pembangunan, syarat wajib investasi dan proyek, melindungi kawasan strategis dan lingkungan, sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah serta meminimalisir konflik lahan.
Pertumbuhan kawasan-kawasan industri baru, serta industri properti hunian berkelanjutan dinilai akan memicu ekspansi peningkatan aktivitas ekonomi dimana lapangan kerja akan terbuka luas.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purwakarta, Ryan Oktavia mengungkapkan Tahun 2025, realisasi investasi melampaui target yang ditetapkan.
“Realisasi investasi sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai Rp 12,47 Trilyun atau 111,36%. Sementara target yang ditetapkan Rp 11,2 Trilyun. Purwakarta masuk lima besar tertinggi, pencapaian ini telah menyerap 10.802 tenaga kerja,” ujarnya.
Ia optimis target investasi 2026 juga akan tercapai, ditandai investasi skala besar dengan pertumbuhan sejumlah kawasan industri dan industri properti hunian berkelanjutan.
“Merujuk capaian 2025, realisasi melebihi target. Kami optimis ditahun 2026 target akan tercapai, dimana target investasi sebesar Rp. 13,2 Trilyun. Sektor energi, pariwisata, pertanian dan produk unggulan lainnya akan turut menyumbang pertumbuhan investasi di tahun 2026,” jelas Ryan dikantornya, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, Capaian target investasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, memperluas kesempatan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami terus berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif melalui peningkatan kualitas pelayanan perizinan yang mudah, cepat dan transparan,” pungkasnya. (rt)