PEMBAWA ASPIRASI RAKYAT

Tragis…., Mahasiswa Tewas di Tempat Hiburan Malam Blue Night Desa Purwobinangun Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat, Diduga Over Dosis

0

MEDAN,pelitarakyat.co.id –  Tempat Hiburan Malam Blue Night yang berada di Dusun Kloneng Desa Purwobinangun Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat yang belum hilang dari ingatan baru baru ini diratakan oleh Forkopimda dipimpin langsung Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, kini telah buka kembali dengan hingar bingar dentuman musik, diduga juga tempat peredaran narkoba.

Hal ini dibuktikan dengan beredarnya Laporan Kapolsek Sei.Bingai AKP Endramawan Sitepu.SH kepada Kapolres Binjai perihal Adanya korban meninggalnya dunia warga Dsn III Desa Purwobinangun Kec. Sei Bingai Kab. Langkat yang diduga akibat Over Dosis (OD).

Menurut Laporan tersebut Sabtu 17/01/2026 pukul 17.00 wib Kapolsek Sei Bingai AKP Endramawan Sitepu,SH menerima informasi dari masyarakat bahwa ada seorang warga Dusun III Desa Purwobinangun Kec Sei Bingai Kab. Langkat meninggal dunia diduga akibat Over dosis.

Mendapat informasi Kapolsek Sei Bingai bersama Kanit Reskrim dan anggota  piket Polsek Sei Bingai gerak cepat mengecek kebenaran informasi dengan mendatangi rumah korban didusun III Desa Purwobinangun Kec. Sei Bingai Kab. Langkat, setibanya dirumah duka personil mendapati jenazah korban disemayamkan dirumah duka.

Korban meninggal dunia diduga akibat over dosis, Chores Oktapianis Tarigan, 25 Tahun, Kristen, Mahasiswa,  warga Dusun III Desa Purwobinangun Kec. Sei. Bingai Kab. Langkat.

Saksi – saksi yang berhasil dihimpun pihak Kepolisian antara lain, Ravael Egidian, 22 Tahun, Kristen, Wiraswasta, warga Dsn III Desa Purwobinangun Kec. Sei Bingai Kab. Langkat dan Joni Sinuraya, 50 tahun, Kristen, Wiraswasta, warga Dusun III Desa Purwobinangun Kec. Sei Bingai Kab.Langkat.

Dari hasil keterangan para saksi bahwa Jumat 16/01/ 2026, pukul 23.00 Wib, Korban Cores Oktapianis Tarigan bersama rekan-rekannya Rafael Egidian dan 4 (empat) orang rekannya menghadiri acara pesta ulang tahun rekan mereka yang berada disamping rumah korban, untuk memeriahkan acara korban dan rekan rekannya  mengkonsumsi minuman keras merk Anggur Merah hingga pukul 24.00 Wib.

Diduga tanggung  pukul 02.00 Wib Korban dan rekan rekannya mengunjungi tempat Hiburan malam Blue Nigh Dusun Ban rejo (kloneng) Desa Purwobinangun Kec. Sei bingai Kab. Langkat.

Setibanya di THM Bluenight Korban dan rekan rekannya kembali mengkonsumsi minuman keras bermerk Soju hingga sekira pukul 04.00 Wib saksi atas nama Rafael  melihat korban dalam posisi terduduk,  saksi mendekati korban, memegang tubuh korban dalam kondisi berdiam diri dengan mulut  mengeluarkan busa saksi langsung memanggil rekan rekannya  yang lain dan membawa korban ke klinik Basana yang beralamat di dusun Pasar Pinter Desa Purwobinangun Kec. Sei Bingai Kab. Langkat, setibanya di Klinik Basana petugas medis klinik basana langsung menyarankan untuk segera membawa korban ke RSU. Djoelham Binjai.

Pukul 04.30 Wib korban tiba di RSU Djoelham Binjai dalam keadaan tidak sadarkan diri namun masih bernafas kemudian langsung di tangani oleh tim medis RSU Djoelham Binjai namun sekira pukul 05.00 wib korban dinyatakan meninggal dunia oleh Pihak Rumah Sakit Umum Djoelham. Selanjutnya sekira pukul 06.00 Wib korban dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka didusun III Desa Purwobinangun Kec. Sei Bingai Kab. Langkat.

Salah satu pengunjung THM Blue Nigh yang enggan menyebutkan jati dirinya sempat mengatakan korban dan kawan kawannya ada memesan obat, saat didesak obat apa yang dipesan, pengunjung tersebut langsung mengatakan tidak tau dan meninggalkan wartawan media ini.

” Ku dengar tadi orang itu (Red Korban dkk) ada mesan obat, tapi aku gak tau obat apa “, sebutnya sambil memperhatikan dengan penuh curiga dan berlalu cepat .

Pada saat wartawan media ini mengkonfirmasi Kapolres Binjai AKBP Maulana tentang penyebab kematian korban dikarenakan Over Dosis apa,  melalui pesan WhatsApp Minggu 18/01/2026 sore.  Dijawab dengan mengatakan ” Kom dgn kasat narkoba yah supaya bs dijelaskan lgsg penanganannya”  tulis Maulana.

Beberapa saat kemudian Kasat Narkoba Polres Binjai Akp Ismail Pane,SH,MH, berkenan menghubungi wartawan media ini melalui hand phone WhatsApp.

Ismail menerangkan belum mengetahui apa penyebab kematian korban karna keluarga korban tidak mengijinkan untuk dilakukan outopsi mayat sehingga kita belum bisa menyimpulkan nya

” Kami belum bisa simpulkan bang, almarhum meninggal karena benar over dosis atau tidak, yang bisa menerangkan itu adalah dokter bang” ucap Ismal dengan ramah.

Namun berbanding terbalik dengan keterangan laporan Kapolsek Sei. Binge AKP Endramawan Sitepu,SH yang dalam laporannya menyimpulkan korban Chores Oktapianis meninggal dikarenakan Over Dosis.

Dua keterangan Perwira pertama ini saling bertentangan seperti ada sesuatu yang disembunyikan. (Bakhtiar).

Leave A Reply

Your email address will not be published.