Pembawa Aspirasi Rakyat

Dua Oknum APH, PS dan AL di P.Siantar Kendalikan Pengedar Sabu Via HP ?

 Patut Susah Diamankan,Ada Oknum Ancam Bacok.

0

P.SIANTAR,pelitarakyat.co.id – Terkuak sudah apa penyebab begitu susahnya mengamankan peredaran,penjualan Sabu di kawasan Kota P.Siantar,Sumatera Utara (Sumut).

Berkembang isu (rumor) dikalangan sementara pemakai Sabu yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan, ternyata setelah terjalinnya kerjasama dengan kedua oknum APH tersebut, sangat sulit bagi petugas untuk mengamankannya.

Apalagi,saat ini cara para pengedar-penjual Sabu dikatakan lebih terorganisir dan cukup terkendali.

Dengan sistem atau tata cara menggunakan handphone antara pengedar, penjual dengan pembeli (pemakai) Sabu, sepertinya pengguna/pemakai barang haram musuh bangsa “pembunuh” generasi itu, agak sulit terdeteksi.

Apalagi dengan cukup dominan, peranan terduga dua oknum APH itu, PS dan AL , sudah tentu petugas akan “kecele” dan gigit jari.

Kasat Narkoba Polres P.Siantar, AKP Jhonny Pasaribu, dikonfirmasi minggu malam  (3/3-2024) via WhatsApp : Trimakasih informasinya,kami akan lakukan penyelidikan.

Sementara itu,minggu sore (10/3-2024) sekitar jam.15,35 Wib, ada oknum yang merasa namanya Bud T “kepanasan” .Dengan menggunakan handphone salah seorang anggota group “PR”  mengancam, dan mengatakan : Kalau namaku itu, kubacok lah kau !

Ancaman bacok ini sudah tentu perlu menjadi catatan khusus bagi pihak aparat penegak hukum.

Jika kepada jurnalis/Wartawan (media) sebagai pilar ke empat di NKRI, seenaknya saja mengeluarkan ancaman, mau kemana lagi kita ini.

Sebagaimana telah di ekspos “PR” Group pekan lalu, “Peredaran Sabu-Sabu Makin Meriah di Kota Pematangsiantar.

Salah satu  terduga bandar tersebut nama dalam pemberitaan inisial Bud T.

Jika memang tidak terlibat, kenapa harus “kepanasan”,ujar Asophian sebagai pengamat maraknya peredaran Sabu-Sabu di kota yang berjuluk kota pendidikan itu, (Tim:PR Group).

Leave A Reply

Your email address will not be published.