Pembawa Aspirasi Rakyat

Amankan ! Terduga Sindikat Bandar Sabu Rudsir Napi Lapas KelasIIA P.Siantar

 Oknum Lapas Tebar Rumor, Wartawan Diancam Jika Buat Berita Negatif?  Jika Takut Dengan Ombak, Jangan Berumah di Tepi Pantai.

0

P.SIANTAR,pelitarakyat.co.id – Amankan ! Rudsir terduga bandar Narkoba jenis Sabu-sabu, kalau ada kemauan untuk membersihkan peredaran/penjualan Sabu ke sesama Nara pidana (Napi) di dalam Lapas kelas.IIA, Jalan Asahan P.Siantar, Sumatera Utara (Sumut), yang dewasa ini cenderung terkesan leluasa.

Demikian himbauan dan harapan sumber dalam yang mengetahui betul lika-liku peredaran- penjualan Sabu didalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) yang dilakoni bandar Sabu Rudsir penghuni sel/kamar Cengkeh 6 (big boss Narkoba, Parengkol).

“Parengkol” diartikan penipuan dari dalam lapas mempergunakan Handphone (HP), istilah di Lapas Jalan.Asahan km.6 P.Siantar.

Sungguh miris dan merasa sangat ketakutan dikalangan keluarga warga binaan, setelah mengetahui adanya leluasa? peredaran Sabu -sabu di dalam lapas itu.

“Kami sebagai orang tua takut nantinya anak-anak kami yang saat ini sebagai warga binaan didalam lapas jadi semakin hancur fisik dan mentalnya akibat bebasnya Narkoba- Sabu beredar didalam.

Kami sangat berharap kepada pihak yang berwenang, tolong lah kami ini pinta keluarga, usai menjenguk keluarganya di dalam lapas  jalan Asahan, dengan wajah sendu memelas pada “Pelita Rakyat” group baru-baru ini.

Sungguh aneh tapi nyata, dan menjadi tanda tanya besar : Kenapa Napi seperti Rudsir bisa begitu leluasa mengendalikan peredaran Sabu-sabu musuh bangsa yang bisa membuat pemakainya kecanduan dan akhirnya linglung, struk atau gila kemudian meninggal dunia.

Tragisnya lagi, terduga bandar Sabu-sabu, Napi Rudsir didalam Lapas batu 6 jalan Asahan P.Siantar, menurut sumber dalam, perannya sangat banyak mengharapkannya.

Bahkan oknum penting dalam Lapas tersebut, disinyalir juga turut nimbrung, sebagaimana telah di ekspos “Pelita RAKYAT” Group pekan lalu. Tapi ketika dikonfirmasi via WhatsApp , KPLP (Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) kelas.IIA P.Siantar, Reymond Andika Girsang, guna perimbangan berita, tapi hingga dua kali tayang berita ini masih belum direspon, hingga tidak diperoleh kejelasannya.

Padahal, beberapa waktu lalu, dalam kasus yang nyaris sama juga mengenai masif nya peredaran Sabu didalam Lapas di ekspos”Pelita RAKYAT” Group ketika itu, petinggi Lapas buru-buru mengutus 2 orang pegawainya marga Sitanggang dan marga Siregar untuk membungkam pemberitaan dengan iming-iming tertentu, tapi “PR” Group menolaknya.

Berselang dalam waktu singkat, datang lagi seorang oknum pegawai Lapas batu 6 P.Siantar, dengan tujuan yang sama, tapi juga sama-sama ditolak. Hanya saja kedatangan oknum pegawai yang kedua ini, tidak diketahui dengan jelas apakah atas suruhan petinggi Lapas kelas.IIA Jalan Asahan P.Siantar.

Pertemuan di Kantor”Pelita RAKYAT” Group, yang berbau nostalgia itu, masih tersimpan rapi didalam “peti” suara- suara “halus”, tapi sangat terang perbincangannya.

Dan , suasana serta kondisi gerak akting pertemuan yang melukiskan gestur familiar ketika itu sangat jelas dan nyata, serta siapa yang mengutus kedatangan kedua oknum pegawai marga Siregar dan marga Sitanggang ketika itu, sembari menunduk tapi jelas terucap.

RUMOR INTIMIDASI.

Ada-ada saja,dewasa ini berkembang rumor (isu alias desas-desus) terkesan mengancam seperti intimidasi disampaikan seseorang kepada oknum tertentu yang mengatakan : Bahwa para oknum pegawai Lapas akan menggunakan orang untuk mengintimidasi dan lainnya, kalau ada Wartawan yang berani membuka masalah negatif di Lapas jalan Asahan P.Siantar.

Bagaimana kebenaran semacam rumor yang berkembang di sementara Wartawan kota itu lebih lanjut akan dijajaki.

Hanya saja : Kalau Takut Dengan Gelombang (0mbak), Jangan Berumah di Tepi Pantai. (Tim:PR Group).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.